Minggu, 14 April 2024

Ditreskrimsus Polda Jatim

Situs Resmi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur

Ditreskrimsus Polda Jatim Jatuhi Hukuman Berat Pelaku Mengancam Menkopolhukam

Terkait Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menahan 4 orang anggota Front Pembela Islam (FPI) yang menyebar konten ujaran kebencian dan ancaman akan menggorok Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia, Mohammad Mahfud MD.

Penahanan empat tersangka itu berdasar Laporan A (temuan dari penyelidik) tanggal 11 Desember 2020 dan Laporan model B dari pelapor bernama Dr. Duke Arie Widagdo tanggal 3 Desember 2020.

“Atas dasar ini kami melakukan penyelidikan dan kita bisa lihat ada empat tersangka yang kita amankan dan kita lakukan penahanan,” kata Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan didampingi Kasubdit Siber AKBP Wildan, Minggu (13/12/2020).

Kasus ini, lanjut Kombes Gidion-sapaan akrabnya, telah memenuhi unsur dari Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 4 dan/atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 dan/atau Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat,dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun penjara.

Dalam kasus ini, ada akun Youtube bernama Amazing Pasuruan memposting video berkonten ujaran kebencian dan pengancaman yang diposting oleh tersangkan Gus Nawawi pada 9 November 2020.

“Serangkaian kasus itu, bahwa konten beredar di grup WA (Whatsapp) ada tiga grup. Salah satunya Front Pembela IB HRS,” ujar Kombes Gidion.

Dari situ kemudian tertangkap tiga orang tersangka bernama Moch Sirojjudin, Abdul Hakam, dan Samsul Hadi.

Kombes Gidion mengatakan, empat orang tersangka ini diamankan karena dengan sadar mengetahui konten tersebut melanggar UU namun tetap dilakukan.
Dalam konten itu, bahwa ada unsur pengancaman akan menggorok Mahfud MD kalau pulang ke Jatim.

Motifnya berdasar pengakuan tersangka karena memang termasuk dalam organisasi FPI. “Namun apakah ada instruksi dari Jakarta atau tidak ini masih kita dalami,” pungkasny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menuju Pemilu 2024

This will close in 20 seconds